dilemma, dan saya...

Sunday, October 28, 2007

Belakangan ini saya lagi sering dilanda dilemma nih... (haha, bahasanya =p)
Lagi gak enak, sekaligus marah..
Lagi sebel, tapi gak ada juga yg harus disalahin..
Pengen minta maaf, tapi gengsi..
Ngerasa salah, tapi detik berikutnya mikir ”ah, bukan salah gw juga kok”...

Dan sudahkah saya bilang bahwasanya dilemma itu adalah perasaan paling gak enak se-dunia?
And yes, it is...
Beneran. Gak enak banget.
Mungkin yang menandingi rasa gak enaknya adalah perasaan campur aduk saat ditolak cinta, buat para laki2, dan saat harus jawab ”gak” buat para wanita.
(dan iya, nolak itu sama gak enaknya sama ditolak tau! Jadi buat yang laki2, jangan ngerasa jadi korban sendirian yaa kalo ditolak...kecuali kalo ceweknya emang player. Hehehe)

Tapi untungnya, satu dilemma saya udah lewat....
Kemaren2, saya sempet dilemma sama TA saya.
Pindah, terusin, pindah, terusin.... Terusin susah, pindah belom tentu juga lebih gampang...
Ah, capek deehh...
Setelah tanya sana-sini, dan melewati pergulatan batin yang cukup rumit, saya akhirnya memutuskan untuk tetap dengan TA saya yg lama, yang sudah hampir setengah jalan, dan dosen yg mau ke Belanda selama sebulan penuh, tepat disaat saya lagi butuh2nya bimbingan dia.

Ah, tapi saya kok yakin ya kalo saya pasti bisa. =)

isnt't it ironic.....don't you think?

A traffic jam when you're already late
A no-smoking sign on your cigarette break

It's like ten thousand spoons when all you need is a knife

It's meeting the man of my dreams

And then meeting his beautiful wife

And isn't it ironic...don't you think

A little too ironic...and, yeah, I really do think...


It's like rain on your wedding day

It's a free ride when you've already paid

It's the good advice that you just didn't take

Who would've thought... it figures


Lagi sukaaaa banget sama lagu ini.....padahal lagu lama entah kapan tau ya?
Hehehe, gak papa dong yaaahh..
Sebenernya udah sering denger lagu ini, tapi baru mencerna isinya dengan baik2 sekarang ini.

Tapi emang kadang-kadang hidup itu ironis kayak gitu..
Kayak ada temen lo yang bingung mau nerima tawaran kerja yg mana, sedangkan lo lagi nangis2 darah butuh kerjaan, dan gada satupun yang nyangkut..Huaa.....menyebalkan tuh pastinya!
Kalo baca di blog temen gw sih, katanya buruh Nike cuman dibayar 5 ribu rupiah untuk sepasang sepatu seharga satu juta empat ratus ribu rupiah yg mereka buat... Sedangkaaaaann, anak2 muda yg make sepatu itu dengan gampangnya nongkrong2 dan ngabisin uang ratusan ribu rupiah cuma segampang jentikan jari.

It's like ten thousand spoons when all you need is a knife
Atau....Ironis yang seperti ini. Kayak ada banyak orang yg ngasih perhatian sama lo..banyaaakk...tapi mereka simply bukan orang yang lo mau.
And isn't it ironic...don't you think?